Nakita.id - Tak lama lagi, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023 akan berlangsung.
Biasanya, PPDB akan berlangsung secara bertahap.
Mulai dari PPDB jenjang SD, dilanjutkan PPDB jenjang SMP, kemudian PPDB jenjang SMA maupun SMK.
Tentu saja sebagai orang tua, Moms harus mengetahui bagaimana syarat dan jalur PPDB untuk si Kecil.
Sebenarnya, PPDB sudah diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 1 Tahun 2021.
Dalam peraturan tersebut, sudah tertuang informasi mengenai persyaratan masuk, jalur pendaftaran, hingga tahapan pelaksanaan PPDB.
Nah, bagi Moms yang akan mendaftarkan anaknya ke SD, Moms harus mengetahui juga bagaimana syaratnya.
Mengutip dari laman resmi Jendela Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek), Selasa (8/2/2023) inilah beberapa poin terkait PPDB jenjang SD yang perlu diketahui orangtua.
Pada proses seleksi PPDB kelas 1 SD, kriteria yang dipriorotaskan adalah usia anak dan juga jarak tempat tinggal terdekat ke sekolah dalam zonasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah (pemda) kabupaten atau kota.
Untuk calon peserta didik yang akan masuk kelas 1 SD, batasan usianya adalah 7 tahun dan paling rendah berusia 6 tahun pada 1 Juli di tahun berjalan.
Pengecualian syarat usia yaitu minimal 5 tahun 6 bulan pada 1 Juli di tahun berjalan asalkan disertai dengan bukti rekomendasi tertulis tentang kesiapan calon peserta didik untuk bersekolah dari psikolog profesional atau dewan guru sekolah jika tidak ada psikolog tersebut.
Selain itu, batasan jarak tempat tinggal ke sekolah juga ditentukan dalam zonasi.
Jika ada calon peserta didik dengan usia sama, maka dalam pelaksanaan PPDB diprioritaskan bagi peserta didik yang tempat tinggalnya mempunyai jarak terdekat dengan sekolah.
Akan tetapi, yang perlu digarisbawahi bahwa dalam jenjang SD, proses seleksi PPDB tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung.
Tak hanya itu, ada beberapa jalur pendaftaran PPDB SD yang harus Moms ketahui.
Minimal 70 persen dari daya tampung sekolah ditujukan untuk calon peserta didik baru yang berdomisili di wilayah zonasi yang ditetapkan pemerintah daerah.
Berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 tahun sebelum tanggal pendaftaran PPDB atau Surat Keterangan Domisili.
Minimal 15 persen dari daya tampung sekolah ditujukan untuk calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu dan penyandang disabilitas
Peserta didik jalur afirmasi dapat berdomisili di dalam dan di luar wilayah zonasi sekolah yang bersangkutan.
Terakhir, maksimal 5 persen dari daya tampung sekolah syaratnya adalah perpindahan orang tua atau wali.
Syarat ini harus dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga kantor atau perusahaan yang mempekerjakan.
Dengan demikian, Moms harus mulai bersiap dari sekarang agar kelak tidak terjadi kesalahan saat mendaftarkan sekolah si Kecil, ya Moms!
Baca Juga: PPDB Bersama Tahap 2 Jakarta Segera Ditutup, Ternyata Bisa Sekolah Swasta Gratis, Ini Syaratnya
Serunya Kegiatan Peluncuran SoKlin Liquid Nature French Lilac di Rumah Atsiri Indonesia
Penulis | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
Editor | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
KOMENTAR