Jika anak secara konsisten menunjukkan perubahan emosional yang tidak wajar, terutama setelah pulang dari sekolah, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka mengalami kesulitan emosional akibat perundungan.
Anak-anak yang menjadi korban bullying seringkali mengalami gangguan tidur dan makan.
Mereka mungkin sulit tidur, mengalami mimpi buruk, atau sering terjaga di malam hari.
Selain itu, mereka mungkin kehilangan nafsu makan atau justru makan secara berlebihan sebagai respons terhadap stres yang mereka alami.
Perubahan pola tidur dan makan yang signifikan dapat menjadi tanda perundungan yang dialami anak.
Anak yang menjadi korban bullying cenderung menghindari interaksi sosial dengan teman sebaya mereka.
Mereka mungkin menjadi lebih pendiam dan enggan berpartisipasi dalam kegiatan yang melibatkan orang lain.
Mereka bisa merasa tidak aman dan tidak nyaman dalam situasi sosial.
Jika anak secara konsisten menghindari teman-teman dan kegiatan sosial, itu bisa menjadi tanda bahwa mereka sedang mengalami perundungan.
Jika Moms dan Dads curiga bahwa seorang anak menjadi korban bullying, jangan ragu untuk berbicara dengan mereka, melibatkan pihak sekolah, dan mencari bantuan profesional jika diperlukan agar masalah perundungan dapat diatasi sekaligus dicegah dengan baik.
Sebagian isi artikel ini ditulis dengan menggunakan bantuan kecerdasan buatan.
Baca Juga: Jarang Diperhatikan Orangtua, Ini 7 Tanda Anak Menjadi Korban Bullying di Sekolah
Penulis | : | Shannon Leonette |
Editor | : | Ratnaningtyas Winahyu |
KOMENTAR