- Condongkan tubuh ke depan dan bernapas melalui mulut. Ini akan mengalirkan darah ke hidung, bukan ke bagian belakang tenggorokan.
- Duduk atau berdiri tegak, jangan berbaring. Ini akan mengurangi tekanan darah di pembuluh darah hidung dan mencegah pendarahan lebih lanjut.
- Kompres hidung dengan kantong es yang tertutup, atau sebungkus kacang polong beku yang dibungkus dengan handuk. Ini dapat membantu mengurangi aliran darah.
- Jika pendarahan tidak berhenti, segera hubungi bidan atau dokter.
- Jangan membuang ingus, membungkuk, dan melakukan aktivitas berat setidaknya selama 24 jam setelah mimisan.
Sementara itu, ketahui juga cara mencegah mimisan saat hamil yang dikutip dari Cleveland Clinic. Inilah beberapa langkah yang dapat ibu hamil lakukan untuk membantu mencegah mimisan.
- Tetap terhidrasi dengan minum banyak air.
- Gunakan humidifier untuk melembabkan udara saat tidur.
- Gunakan gel hidung, semprotan, atau pelumas hidung berbahan dasar air untuk melembabkan hidung.
- Buka mulut saat bersin. Ini menghilangkan tekanan dari hidung.
- Hindari mengupil.
- Tiup hidung dengan lembut.
Baca Juga: Mitos dan Fakta Seputar Kerokan Pada Ibu Hamil, Benarkah Aman?
Penulis | : | Poetri Hanzani |
Editor | : | Poetri Hanzani |
KOMENTAR