Hal yang Sering Dilupakan Saat Mengajarkan Anak Pipis Sendiri

  • Kamis, 18 Mei 2017 14:15 WIB

Mengajarkan anak buang air kecil sendiri tak akan selesai dalam sehari. | PARENTING AND BABIES

Nakita.id - Mengajarkan anak pipis sendiri atau toilet training memang membutuhkan kesabaran khusus bagi orangtua. Ibu dan Ayah harus mengajarkan anak paham dengan hasrat ingin buang air kecil atau buang air besar, sekaligus membuat anak berani mengatakan ketika ia mendadak kebelet pipis.

Apakah anak akan segera mampu melewati toilet training, tentunya membutuhkan kesabaran Ayah dan Ibu. Apalagi, seringkali ada hal-hal yang kerap dilupakan oleh orangtua saat melatih anak buang air kecil sendiri. Berikut adalah poin-poin penting yang sebaiknya diingat Ibu dan Ayah:

1. Toilet di rumah bukan lagi hanya milik Ibu dan Ayah
Mengajarkan toilet training membuat Ibu harus memberikan kesabaran ekstra. Karena sepanjang anak masih berlatih, Ibu akan sering berlama-lama di toilet menemani anak hingga mereka akhirnya terbiasa dan lancar pipis ataupun BAB begitu ada dorongan untuk itu. Artinya, kondisi tersebut akan menjadi kendala bagi anggota keluarga yang lain, jika di rumah hanya ada satu toilet.

2. Jadikan toilet sebagai ruangan yang menyenangkan
Stiker lucu, buku-buku bacaan anak ataupun mainan yang ada di kamar mandi dapat membantu saat-saat toilet training terasa lebih menyenangkan untuk Ibu maupun anak. Benda-benda ini akan mengalihkan perhatian anak sementara dari aktivitas BAK dan BAB-nya.

3. Toilet training membutuhkan waktu lebih dari satu hari
Di antara teman-teman Ibu pasti ada yang mengklaim hanya membutuhkan satu hari untuk toilet training. Namun, Ibu tidak perlu merasa terintimidasi dengan kemampuan anak teman Ibu. Sebab, melatih anak buang air kecil sendiri tidak mungkin dapat dilakukan hanya dalam sehari. Karenanya, lagi-lagi, kesabaran adalah hal yang paling utama dalam hal ini.

4. Bersiap menjadikan toilet umum sebagai tempat berlatih
Tentu masa-masa toilet training bukan berarti membuat Ibu jadi tak dapat membawa anak ke mal. Justru, mengajarkan anak pipis sendiri di mall akan menjadi tantangan yang lain, karena anak merasa asing dengan tempat yang baru. Siapkan agar anak merasa nyaman jika harus berlama-lama di dalam toilet umum.

Itulah empat hal yang harus diingat saat mengajarkan anak pipis sendiri. Luangkan waktu yang ada dan bersabarlah, bagaimana pun anak akan melewati masa ini pada waktunya.

Sumber : scarymommy.com

Reporter : Megiza
Editor : Dini Felicitas

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×