#LovingNotLabelling: Sebut Anak 'Pemalas' Bisa Halangi Kesuksesannya di Masa Depan, Ini Solusinya

By Anisa Annan, Jumat, 14 Juni 2019 | 19:39 WIB
Menyebut anak 'pemalas' bisa berdampak pada kinerjanya di masa depan ()

Nakita.id - Terkadang, kata negatif seperti 'malas' 'anak penakut' 'tidak bisa disiplin' mungkin saja pernah terlontar dari mulut Moms dan Dads tanpa disadari ketika menghadapi tingkah laku Si Kecil.

Apalagi ketika Si Kecil sudah semakin besar, Moms mungkin mengharapkannya telah mengerti apa yang Moms inginkan.

Kemudian ketika Moms merasa kecewa atas tingkahnya, tanpa sadar Moms melontarkan sebuah julukan.

Baca Juga: Berikan yang Terbaik, Bahan Alami Harus Jadi Pilihan Utama Agar Bayi Terlindungi

Misalnya saat Si Kecil tidak menjaga kebersihan dan tidak menata kamarnya dengan rapi, mungkin Moms terlanjur menyebutnya sebagai 'pemalas'.

Ketika Moms menyebut anak yang mulai beranjak remaja dengan 'seorang yang pemalas', ini bisa berdampak saat mereka bekerja nanti.

Melansir laman Psychology Today, labelling ini bukan hanya merugikan anak tetapi juga orang tua.

Pada beberapa remaja, labelling yang dilakukan orang tua mereka dan membuatnya tersakiti bisa menjadi hambatan mereka untuk sukses. 

Baca Juga: #LovingNotLabelling Ajarkan Disiplin Pada Anak Tanpa Melabel dan Memarahi, Ini Tipsnya!