Berapa Lama Ari-ari Bayi Harus Diberi Lampu dan Apa Maknanya?

By Amallia Putri, Senin, 24 Oktober 2022 | 15:18 WIB
Lampu pada tempat ari-ari bayi dikuburkan harus dinyalakan berapa lama? (Nakita.id/Cynthia)

Nakita.id - Sudahkah Moms dan Dads mengubur ari-ari bayi?

Tradisi mengubur ari-ari bayi biasanya dilakukan oleh orang Jawa.

Biasanya, setelah melahirkan si Kecil dan hendak pulang, bidan atau dokter memberikan ari-ari bayi yang sudah diletakkan di wadah khusus pada Dads.

Dads akan mengubur ari-ari bayi di halaman rumah dalam kurun waktu 24 jam.

Kurun waktu 24 jam ini adalah yang paling ideal dan tidak boleh melebihi mengingat waktu pembusukannya.

Ari-ari bayi nantinya juga akan dikubur bersamaan dengan benda-benda lainnya.

Apa saja? Biasanya, Moms dan Dads yang melakukan tradisi ini menguburkannya bersamaan dengan bawang putih, bawang merah, gula, kelapa, serta alat-alat tulis.

Beberapa di antara Moms dan Dads juga menguburkannya bersama dengan tulisan Latin atau Arab.

Walaupun tradisi yang satu ini cukup populer, banyak juga dari Moms dan Dads yang tidak membawa pulang ari-ari si Kecil.

Setelah dikubur, biasanya Dads juga akan memasangnya dengan lampu dan ember atau keranjang yang ditelungkupkan.

Berapa lama seharusnya lampu tersebut dinyalakan setelah mengubur ari-ari bayi dan apa maknanya?

Baca Juga: Petugas Listrik Nekat Padamkan Lampu Seluruh Desa Demi Rahasiakan Hubungan Pacaran dengan Kekasih Gelap