Tiap harinya, ia harus menempuh perjalanan melewati berkilo-kilo meter jalan raya, dan melewati jembatan kayu untuk menyeberang sungai.
Bahkan beberapa tahun sebelumnya, ia harus mengantri menaiki perahu kecil karena belum ada jembatan kayu untuk menyeberangi sungai.
Dilansir dari pinoynewsonline.com, Maricris merupakan guru kelas multi, yaitu guru yang mengajar beberapa kelas dalam waktu yang bersamaan.
Hal tersebut dikarenakan masalah nasional setempat yang masih kekurangan tenaga pendidik,
Maricris merupakan mahasiswa lulusan Universitas Bicol tahun 2014. Sejak tahun kelulusannya ia telah melakukan pekerjaan dan pengabdian ini.
BACA JUGA: Ingin Menurunkan Berat Badan? Yuk Moms Rutin Lakukan Ini Setiap Pagi
Bagi beberapa guru di tempat tertinggal, gaji yang ia terima memang tak seberapa mengingat beban berat mereka sebagai tombak ilmu untuk murid-muridnya.
Penulis | : | Cynthia Paramitha Trisnanda |
Editor | : | David Togatorop |
KOMENTAR