Air kencing mungkin terjadi lebih sering, terutama ketika Anda batuk, bersin, tertawa, atau melakukan aktivitas yang menekan perut.
Jika Anda merasakan kebocoran setelah melakukan tindakan-tindakan tersebut, kemungkinan besar itu adalah air kencing.
Bagaimana Cara Memastikannya?
Jika Anda merasa ada kebocoran cairan selama kehamilan, sangat penting untuk memastikannya dengan benar.
Perbedaan antara air ketuban dan air kencing bisa sulit dikenali oleh sebagian orang.
Jika Anda merasa cairan yang keluar adalah air ketuban, segera hubungi dokter atau bidan Anda untuk mendapatkan penilaian medis.
Dokter atau bidan dapat melakukan beberapa langkah untuk memastikan apakah itu adalah air ketuban atau air kencing:
- Tes Nitrazine
Tes ini menggunakan pita pH yang berubah warna jika terkena cairan ketuban. Cairan ketuban biasanya lebih basa daripada air kencing.
- Tes Ferning
Dokter atau bidan bisa mengambil sedikit cairan yang keluar dan menempatkannya di bawah mikroskop. Jika ternyata berbentuk seperti pola daun paku (ferning), itu kemungkinan adalah air ketuban.
Baca Juga: Peringatan! Bahaya Air Ketuban Sedikit yang Harus Ibu Hamil Ketahui, Jangan Abaikan Ini
Rayakan Idulfitri dengan Hidangan Lezat dan Praktis untuk Keluarga, Ini Resepnya
Penulis | : | Diah Puspita Ningrum |
Editor | : | Diah Puspita Ningrum |
KOMENTAR