Sering Jadi Pertanyaan, Apakah Bisa Berpuasa Setelah Sembuh dari Covid-19? Begini Penjelasannya

By Shannon Leonette, Sabtu, 2 April 2022 | 17:09 WIB
Apakah bisa berpuasa setelah sembuh dari Covid-19? Begini penjelasan ahli. (pexels.com/RODNAE Productions)

Nakita.id - Apakah bisa berpuasa setelah sembuh dari Covid-19?

Setelah sembuh dari Covid-19, beberapa penyintas masih merasakan gejala lanjutan dari infeksi virus corona ini.

Seperti, batuk, napas pendek-pendek, susah tidur, tidak nafsu makan, lemas, dan lain-lain.

Rasa tidak nyaman dan kurang bugar ini terkadang membuat para penyintas sering bertanya-tanya, bisakah menjalani ibadah puasa dengan lancar setelah sembuh Covid-19?

Mengutip GulfNews via Kompas (1/4/2022), dokter sekaligus kepala petugas medis di Unit Perawatan Intensif RS Prime Dubai Dr. Adel Al Sisi menjelaskan, penyintas Covid-19 yang sudah sembuh aman menjalankan ibadah puasa, asalkan kondisi fisiknya sudah dipastikan siap berpuasa oleh dokter yang menangani.

“Penyintas Covid-19 terutama yang mengalami gejala sedang sampai berat kemungkinan memiliki banyak organ tubuh yang terinfeksi virus. Jadi, sebaiknya periksa ke dokter dulu sebelum berpuasa,” jelas Al Sisi.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Dr. Shehnaz P. Abu dari Rumah Sakit LLH Abu Dhabi, dimana dirinya menyampaikan bahwa penyintas Covid-19 varian Omicron jarang mengalami infeksi paru-paru yang parah.

Sehingga, pemulihan fisik dari infeksi virus corona cenderung lebih cepat ketimbang varian sebelumnya.

Namun, apabila memiliki komorbid, maka proses pemulihan setelah sembuh Covid-19 umumnya butuh waktu yang lebih lama.

Baca Juga: Selama Ini Tipu Orang Se-Indonesia, Siapa Sangka Minum Es Saat Buka Puasa Malah Memicu Bahaya dan Risiko Ini Bagi Orang Serumah

“Penyintas dengan komorbid harus ekstra hari-hati saat pemulihan Covid-19. Pastikan untuk berkonsultasi ke dokter dan memeriksakan kondisi kesehatan sebelum puasa,” jelas Abu.

Menurut Abu, beberapa efek Covid-19 yang dirasakan penyintas dengan komorbid di antaranya badan mudah lemas, sesak napas, batuk terus-menerus, asam lambung naik, dan kabut otak.