Jangan Langsung Tidur, Tahan Dulu Setidaknya 2 Jam Setelah Sahur Jika Tidak Mau Hal Buruk Ini Menggerogoti Tubuh

By Syifa Amalia, Senin, 4 April 2022 | 13:30 WIB
Waktu yang tepat jika ingin kembali tidur setelah sahur. (Freepik.com)

Nakita.id – Pasti banyak dari Moms yang memiliki kebiasaan tidur setelah makan sahur.

Rasa kantuk yang tiba-tiba menyerang memang terkadang tidak bisa dihalau semudah itu.

Kita seringkali mengabaikan risiko kesehatan yang bisa terjadi dengan membiarkan tubuh melakukan kebiasaan ini.

Saat sahur kita dianjurkan untuk memenuhi nutrisi yang dibutuhkan.

Tidak hanya berarti mengambil porsi makanan yang besar namun asupan nutrisi yang diambil juga dalam jumlah besar.

Makanan yang masuk ke dalam tubuh membutuhkan waktu untuk dapat dicerna oleh tubuh.

Supaya proses pencernaan berjalan dengan baik kita harus dalam posisi tegak.

Oleh karena itu, itulah mengapa kita tidak disarankan untuk berbaring sesaat setelah sahur apalagi tidur.

Lantas apakah ada cara aman bagi yang ingin tetap tidur setelah sahur?

Baca Juga: Pantas Puasa Seharian Sama Sekali Tidak Haus, Ternyata Rahasianya Saat Sahur Makan Mentimun dengan Cara Seperti Ini

Melansir dari Grid Health, tidur setelah sahur boleh boleh saja dilakukan.

Namun ada hal-hal yang harus diperhatikan Moms.

Mark B. Orringer profesor dan kepala bedah orthoraks di University of Michigan dalam Rogel Cancer Center Michigan Medicine mengatakan bahwa keiasaan berbaring atau tidur begitu setelah makan akan memunculkan risiko.

Risiko yang bisa muncul yakni GERD (gastro-esophagael reflux disease).

Pasti tidak asing lagi ketika mendengar penyakit ini.

Ya, GERD, ini adalah kondisi yang membuat isi lambung kembali naik ke kerongkongan.

Hal ini bisa dialami karena katup antara kerongkongan dan lambung tidak berfungsi dengan baik.

Lantas berapa lama waktu tunggu antara sahur dan tidur?

Karena berbaring setelah makan menyebabkan isi perut naik ke kerongkongan dan memicu GERD dan masalah pencernaan, disarankan untuk menunggu selama 2 hingga 3 jam.

Baca Juga: Makanan untuk Sahur Agar Kenyang Lebih Lama, Bisa Jadi Rekomendasi Para Ibu-ibu Biar Puasa Satu Keluarga Lancar Tanpa Terasa Perut Keroncongan

Waktu ini memungkinkan pencernaan bekerja cukup efektif dan makanan di perut bergerak ke usus kecil.

Selain dapat memicu GERD atau asam lambung naik, tidur setelah makan juga memiliki efek buruk lainnya bagi kesehatan, antara lain gangguan tidur dan penambahan berat badan.

Makanan apa yang membuat kita kenyang dan menurunkan risiko GERD yang layak dikonsumsi saat sahur?

Dianjurkan untuk makan pisang dan ubi jalar. Makanan lainnya, seperti dilansir Verywell Health, daging kalkun mengandung triptofan yang tinggi.

Triptofan merupakan zat yang dibutuhkan untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan diolah menjadi serotonin dan melatonin.

Makanan ini bisa mengatasi masalah gangguan tidur setelah makan sahur.

Sementara itu, makanan asam dan pedas perlu dihindari karena akan sangat mengiritasi pencernaan.

Selain makanan yang dianjurkan, minuman seperti kopi, teh, soda, cokelat, dan minuman berenergi perlu dihindari.

Karena kafein dapat mengganggu ritme sirkadian kecuali dikonsumsi pada waktu yang tepat.

Baca Juga: Panduan Sahur untuk Ibu Hamil, Ini Jenis Makanan dan Kegiatan yang Sebaiknya Dihindari Setelah Sahur